Close Menu
Nawawi NewsNawawi News
  • Nasional
  • Bisnis & Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
    • E Sport
  • Ragam
    • Organisasi
    • Animation
    • Pengetahuan
    • Astronomi
    • Religius
    • Tips
  • Teknologi
    • Otomotif
    • Aplikasi
  • World Corner

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

  • Akademik
  • Berita
  • Kesehatan
  • Politik
  • Religius
  • Tips
  • Viral
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram
Nawawi NewsNawawi News
  • Nasional
  • Bisnis & Ekonomi

    Bill Morgan Yakin XRP Lampaui Rekor Tertinggi, Abaikan Kekhawatiran Gugatan SEC

    Maret 14, 2024

    Emas Diprediksi Naik, BSI Tawarkan “Sukuk Gold Ownership Program” untuk Nasabah Prioritas

    Maret 10, 2024

    Freeport 2061: Sebuah Kisah Kontrak Eksploitasi dan Pembangunan

    November 23, 2023

    Biden Tegaskan Komitmen AS dalam Pengembangan IKN Indonesia

    November 14, 2023
  • Hukum & Kriminal

    Terbongkar! Kejati Sumut Ungkap Tegas Kasus APD Dinkes: Penegakan Hukum No Motif Politik!

    Maret 17, 2024

    Awas! Kasus Fraud Jelang Musim Liburan Akhir Tahun 2023

    Desember 20, 2023

    Sekuriti Tewas Ditabrak Usai Pergoki Aksi Mesum

    November 26, 2023

    Pertandingan Panas Aceh Ricuh, Pemain PSMS Jadi Korban

    November 20, 2023

    Petugas KRL Pahlawan Penyelamat Nyawa Wanita di Jawa Tengah

    November 19, 2023
  • Olahraga
    1. E Sport
    2. View All

    Hero Mobile Legends Jadi Imut dan Menggemaskan dengan AI as Baby

    Mei 25, 2026

    Harith Gold Lane: Penyihir Lincah Penghancur Marksman!

    Maret 28, 2026

    Waw, Cantiknya Paras Pesona Brand Ambasador Onic Esport Indonesia

    Desember 23, 2023

    Hero Mobile Legends Jadi Imut dan Menggemaskan dengan AI as Baby

    Mei 25, 2026

    Harith Gold Lane: Penyihir Lincah Penghancur Marksman!

    Maret 28, 2026

    Waw, Cantiknya Paras Pesona Brand Ambasador Onic Esport Indonesia

    Desember 23, 2023

    Kehebatan Catur Medan, Sorotan Gemilang dari Juri Internasional

    Desember 8, 2023
  • Ragam
    1. Organisasi
    2. Animation
    3. Pengetahuan
    4. Astronomi
    5. Religius
    6. Tips
    7. View All

    Demo di Mapoldasu: Cipayung Plus Desak Kapolda Sumut Usut Tuntas Kecurangan PPPK

    Februari 2, 2024

    Review Kit Jutsu Terbaru Naruto KLM (Kurama Link Mode): Shinobi Spesial di Village Leader World Championship No. 5!

    April 18, 2024

    Solo Leveling S2 Konfirmasi Tayang, Jin-Woo Siap Menggebrak!

    April 1, 2024

    Schedule Anime Setiap Hari Minggu Terbaru 2024 di Sokuja.pw

    Februari 4, 2024

    TikTok Shop Comeback Gandeng E-Commerce

    Mei 25, 2026

    Al-Quran di Era Digital: Kisah Abadi Menggema dalam Bahasa Biner

    Mei 24, 2026

    Wow! Fitur Baru WhatsApp Apk di Keamanan 2026, Pengguna Tak Bisa Lagi Screenshot Foto Profil

    Mei 15, 2026

    Menembus Batas Tata Surya: Heliopause hingga Awan Oort!

    Maret 30, 2026

    Menembus Batas Tata Surya: Heliopause hingga Awan Oort!

    Maret 30, 2026

    Empat Gerhana Langit 2024: Spektakuler, Tapi Hanya Bisa Dilihat di Beberapa Negara

    Januari 5, 2024

    UU Baru India: Diskriminasi Muslim atau Reformasi Hukum?

    Maret 31, 2024

    Mengenal Masjid Baiduzzaman, Masjid Tertua Medan di Dirikan Suku Karo Surbakti, Apa Iya?

    Maret 23, 2024

    Inflamasi Akut vs Kronis: Bedanya Nyata bagi Kesehatan!

    Mei 4, 2026

    Cara Cepat Ubah MP4 ke MP3 Offline, Beres dalam Detik!

    April 23, 2026

    Harith Gold Lane: Penyihir Lincah Penghancur Marksman!

    Maret 28, 2026

    Tips dan Cara Memaksimalkan Fitur Backlink Gap di Semrush 2024

    Februari 22, 2024

    TikTok Shop Comeback Gandeng E-Commerce

    Mei 25, 2026

    Al-Quran di Era Digital: Kisah Abadi Menggema dalam Bahasa Biner

    Mei 24, 2026

    Wow! Fitur Baru WhatsApp Apk di Keamanan 2026, Pengguna Tak Bisa Lagi Screenshot Foto Profil

    Mei 15, 2026

    Inflamasi Akut vs Kronis: Bedanya Nyata bagi Kesehatan!

    Mei 4, 2026
  • Teknologi
    1. Otomotif
    2. Aplikasi
    3. View All

    Aerodinamika Level Up! Hyundai Inovasikan “Wajah Aktif” di Mobil Listrik di 2026

    Mei 18, 2026

    Daftar Titik DC Charging Wuling 2026, Cas Kilat Anti Ribet!

    April 7, 2026

    Cara Cepat Ubah MP4 ke MP3 Offline, Beres dalam Detik!

    April 23, 2026

    Nonton Bola Gratis via Yandex Live, Solusi Streaming 2026

    April 23, 2026

    Dominasi TikTok Terancam? Meta Siapkan Senjata AI untuk Rekomendasi Video Pendek yang Lebih Personal

    Maret 9, 2024

    X ikuti jejak WeChat dengan fitur panggilan

    Oktober 26, 2023

    Hero Mobile Legends Jadi Imut dan Menggemaskan dengan AI as Baby

    Mei 25, 2026

    8 Media Penyimpanan Eksternal Terbaik Tahun 2026, Selain Flashdisk!

    Mei 24, 2026

    Aerodinamika Level Up! Hyundai Inovasikan “Wajah Aktif” di Mobil Listrik di 2026

    Mei 18, 2026

    Wow! Fitur Baru WhatsApp Apk di Keamanan 2026, Pengguna Tak Bisa Lagi Screenshot Foto Profil

    Mei 15, 2026
  • World Corner
Nawawi NewsNawawi News
Beranda » UU Baru India: Diskriminasi Muslim atau Reformasi Hukum?

UU Baru India: Diskriminasi Muslim atau Reformasi Hukum?

adminBy adminMaret 31, 2024Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
UU Baru India Singkirkan Muslim?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

New Delhi – Bayang-bayang diskriminasi menyelimuti India setelah disahkannya Undang-Undang (UU) Amandemen Kewarganegaraan baru. UU Baru India Singkirkan Muslim?

UU tersebut diklaim bertujuan untuk membantu naturalisasi bagi pemeluk Hindu, Parsi, Sikh, Budha, Jain, dan Kristen yang melarikan diri dari Afghanistan, Bangladesh, dan Pakistan sebelum 31 Desember 2014. Ironisnya, Muslim yang merupakan mayoritas di ketiga negara tersebut dikecualikan dari manfaat UU ini.

Etnis Rohingya, kelompok minoritas yang mengalami persekusi di Myanmar, merasakan dampak paling signifikan dari UU ini. Mereka dilanda ketakutan akan dideportasi kembali ke negara asal, di mana mereka terancam bahaya.

Muhammad Hamin, seorang pengungsi Rohingya yang tiba di India pada tahun 2018, menggambarkan kekhawatirannya. “Berita deportasi memicu kepanikan di antara kami. Kami tidak tahu siapa yang akan diusir dan dipaksa menghadapi kengerian di Myanmar,” ungkapnya kepada Al Jazeera.

Kekhawatiran Hamin bukan tanpa alasan. Pada bulan Maret 2024, pemerintah negara bagian Manipur di India timur laut memerintahkan deportasi para pengungsi Rohingya. Tiga hari kemudian, pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi menerapkan UU Amandemen Kewarganegaraan di seluruh wilayah India.

Keputusan ini menuai kecaman keras dari aktivis hak asasi manusia. Mereka menegaskan bahwa Rohingya, seperti komunitas Muslim lainnya yang dikecualikan dari UU ini, juga menjadi korban persekusi agama.

“Kami juga minoritas yang mengalami persekusi di Myanmar. Tapi pemerintah India tidak peduli karena kami Muslim,” kata seorang aktivis Rohingya.

Nasib Rohingya di India semakin diperparah dengan pernyataan pemerintah yang mengatakan bahwa kelompok tersebut tidak memiliki hak dasar untuk tinggal di negara tersebut. Hal ini bertentangan dengan konstitusi India yang melindungi hak-hak pengungsi.

Aktivis Rohingya dan pengacara Mahkamah Agung Colin Gonsalves menegaskan bahwa deportasi para pengungsi ke Myanmar di tengah perang saudara akan membahayakan nyawa mereka.

“Pengadilan Tinggi menegaskan bahwa perlindungan terhadap kehidupan para pengungsi adalah hak konstitusional. Mereka dilindungi oleh kebijakan non-refoulement yang melarang deportasi pengungsi ke tempat di mana mereka terancam bahaya,” papar Gonsalves.

Di sisi lain, media India sering menggambarkan Rohingya sebagai ancaman keamanan nasional, memperburuk stigma dan kebencian terhadap mereka.

Nay San Lwin, aktivis Rohingya yang berbasis di Jerman, mengatakan bahwa sikap apatis media dan pemerintah India telah menciptakan masa depan yang suram bagi Rohingya di negara tersebut.

“Kami hanya memerlukan perlindungan untuk tinggal di sini sampai situasi di negara kami menjadi normal. Tapi masa depan tampaknya gelap bagi kami,” tuturnya.

UU Amandemen Kewarganegaraan India telah memicu gelombang diskriminasi dan memicu kekhawatiran tentang masa depan kelompok minoritas di negara tersebut. Di tengah pergolakan politik dan kebencian, suara-suara Rohingya terpinggirkan, meninggalkan mereka dalam limbo ketidakpastian.

Gelombang Protes dan Kecaman

Disahkannya UU Amandemen Kewarganegaraan India tidak hanya memicu ketakutan dan kepanikan di kalangan komunitas Muslim, tetapi juga memicu gelombang protes dan kecaman dari berbagai pihak.

Aktivis hak asasi manusia, organisasi kemasyarakatan, dan akademisi mengecam UU ini sebagai bentuk diskriminasi yang terang-terangan dan bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi dan pluralisme India.

Protes besar-besaran terjadi di berbagai kota di India, di mana massa turun ke jalan untuk menyuarakan penolakan mereka terhadap UU ini. Demonstrasi diwarnai dengan spanduk dan poster yang mengecam pemerintah dan menyerukan pencabutan UU tersebut.

Di ranah internasional, PBB dan organisasi hak asasi manusia internasional seperti Amnesty International dan Human Rights Watch juga mengecam UU Amandemen Kewarganegaraan India. Mereka mendesak pemerintah India untuk meninjau kembali UU ini dan memastikan bahwa semua orang diperlakukan sama di hadapan hukum.

Pemerintah India, di sisi lain, membela UU ini dengan dalih bahwa UU tersebut bertujuan untuk melindungi kelompok minoritas yang mengalami persekusi di negara-negara tetangga.

Namun, para kritikus berargumen bahwa UU ini tidak hanya diskriminatif terhadap Muslim, tetapi juga membuka peluang bagi penyalahgunaan dan manipulasi politik.

Disahkannya UU Amandemen Kewarganegaraan India telah membuka luka lama diskriminasi dan kebencian di negara tersebut.

UU ini bukan hanya masalah bagi komunitas Muslim, tetapi juga bagi seluruh rakyat India yang ingin hidup dalam masyarakat yang adil dan damai.

Masa depan demokrasi dan pluralisme di India dipertaruhkan. Pencabutan UU Amandemen Kewarganegaraan dan upaya serius untuk memerangi diskriminasi dan kebencian adalah langkah krusial untuk membangun masa depan yang lebih cerah bagi semua rakyat India.

Polemik UU Kewarganegaraan di India ini menjadi alarm serius bagi penegakan HAM global. Ketika hukum mulai memilah identitas, harmoni sosial menjadi taruhannya. Kita tunggu bagaimana dunia internasional merespons kebijakan kontroversial di negeri Mahatma ini.

Bagaimana pendapatmu soal kebijakan ini? Tulis di kolom komentar dan bagikan artikel ini untuk diskusi lebih lanjut!

Post Views: 45
Diskriminasi agama di India Kekerasan di Myanmar Rohingya India terancam deportasi? UU Kewarganegaraan India diskriminasi Muslim
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMengenal Masjid Baiduzzaman, Masjid Tertua Medan di Dirikan Suku Karo Surbakti, Apa Iya?
Next Article Solo Leveling S2 Konfirmasi Tayang, Jin-Woo Siap Menggebrak!
admin
  • Website

Related Posts

Geger! 9 WNI Diculik Israel, Kemenlu RI Ungkap Kondisi Terkini Korban Kini Ditahan di Pelabuhan Ashdod

Mei 21, 2026

China Blokir Intel & AMD, Era Baru Chip Lokal Dimulai!

Maret 25, 2026

Program VRP Temukan Bug di Android Chrome & Google Cloud, Berhadiah US$15.000 Tanpa Batas Waktu!

Maret 19, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Don't Miss

Hero Mobile Legends Jadi Imut dan Menggemaskan dengan AI as Baby

E Sport Mei 25, 2026

Mobile Legends adalah salah satu game MOBA terpopuler di dunia. Game ini memiliki berbagai macam…

TikTok Shop Comeback Gandeng E-Commerce

Mei 25, 2026

8 Media Penyimpanan Eksternal Terbaik Tahun 2026, Selain Flashdisk!

Mei 24, 2026

Al-Quran di Era Digital: Kisah Abadi Menggema dalam Bahasa Biner

Mei 24, 2026
Our Picks

Hero Mobile Legends Jadi Imut dan Menggemaskan dengan AI as Baby

Mei 25, 2026

TikTok Shop Comeback Gandeng E-Commerce

Mei 25, 2026

8 Media Penyimpanan Eksternal Terbaik Tahun 2026, Selain Flashdisk!

Mei 24, 2026

Al-Quran di Era Digital: Kisah Abadi Menggema dalam Bahasa Biner

Mei 24, 2026
About Us
About Us

Nawawi News hadir sebagai media digital yang ingin bikin kamu nggak cuma cepat tahu, tapi juga paham.

Di tengah banjir informasi yang kadang bikin pusing (dan kadang bikin emosi), kami berusaha jadi tempat yang lebih jernih—menyajikan berita yang relevan, terpercaya, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Kami percaya, setiap sudut Indonesia punya cerita. Bukan cuma yang viral, tapi juga yang penting.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

Hero Mobile Legends Jadi Imut dan Menggemaskan dengan AI as Baby

Mei 25, 2026

TikTok Shop Comeback Gandeng E-Commerce

Mei 25, 2026

8 Media Penyimpanan Eksternal Terbaik Tahun 2026, Selain Flashdisk!

Mei 24, 2026
New Comments
  • Harith Gold Lane: Penyihir Lincah Penghancur Marksman! - Nawawi News pada Build Item Nana Tersadis dan Strategi Mematikan 2024: Nana Unstoppable!
  • Menembus Batas Tata Surya: Heliopause hingga Awan Oort! - Nawawi News pada Empat Gerhana Langit 2024: Spektakuler, Tapi Hanya Bisa Dilihat di Beberapa Negara
  • Bibit Siklon Seroja Muncul Lagi? RI Siaga Cuaca Ekstrem! - Nawawi News pada BMKG: Potensi Cuaca Ekstrem Menjelang Natal dan Tahun Baru 2023-2024
  • Daftar Titik DC Charging Wuling 2026, Cas Kilat Anti Ribet! - Nawawi News pada Perkembangan Jenis Charger Android, Menuju Kecepatan dan Kenyamanan
© 2026 Nawawi News: Cerita Negeri, Dalam Satu Suara by PT NAWAWI MEDIA NUSANTARA.
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.